Jumat, 26 Juli 2013

review BAB 2 Misi Umat Allah



 Umat yang Mengetahui Kisah di mana Mereka Turut Mengambil Bagian


Gereja mula-mula begitu gigih dalam pengabaran injil dan rela menjadi martir. Hal yang menyebabkan setiap orang mampu seperti itu adalah karena pemahaman akan seluruh isi Alkitab bukan hanya soal amanat agung. Ketika Paulus menjelaskan soal injil dia tidak berbicara soal penglihatannya di Damsyik tetapi dia memaparkan seluruh perjanjian lama dan mengutip kitab Amos dalam pemberitaan injilnya, begitu pula Yesus ketika jalan di Emaus justru memaparkan soal penggenapan janji Allah pada kitab perjanjian lama.
Injil bukanlah hanya sekedar kisah kejatuhan manusia dan penebusan Kristus. Tetapi injil berawal dari sebuah penciptaan yang agung dari Allah yang membuat manusia menyadari identitas dirinya, lalu manusia memberontak kepada Allah. Dan dalam pemberontakan itu Allah mengadakan penebusan melalui bangsa Israel yang akhirnya gagal membawa keselamatan bagi bangsa lain yang membuat kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang tidak berdosa , semua akan jatuh ke dalam maut. Tetapi Allah tetap bekerja lewat Israel melalui Kristus yang turun ke dunia mengerjakan karya penyelamatan, dan kehadiran Roh Kudus mentranformasi tiap-tiap umat. Kedatangan Kristus ini membawa akhir agung yaitu ciptaan yang baru.

Akhir zaman bukan hanya sekedar penghakiman tetapi sebuah awal yang baru ciptaan yang baru. Janji itu membuat setiap umat untuk tidak hanya diam dan menerima keselamatan tetapi turut bekerja dalam karya besar penyelamatan Allah bagi dunia. Bangsa terpecah menjadi bangsa yang bersatu menyanyikan pujian kemuliaan bagi Allah. Kisah ini menjadikan sebuah karya penyelamatan yang luas dan komprehensif.

Saya menyadari bahwa Alkitab bukan hanya perjanjian baru tetapi juga perjanjian lama. Dalam setiap isi Alkitab berisi tentang penyataan-penyataan Allah, karya yang dimulai Allah dan yang pada akhirnya diselamatkan oleh Allah sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar